Doa yang Salah

Berdoalah, maka semuanya akan baik-baik saja. Salah!


Ketika kita dihadapkan dengan masalah apapun, kita diminta untuk berdoa.


Tidak punya pekerjaan? Berdoalah

Belum mendapat jodoh? Berdoalah

Bisnis bankrupt ? Berdoalah


Seolah-olah kita diberikah harapan palsu bahwa satu keajaiban akan terjadi. Dan kalaupun tidak terjadi, kita katakan “mungkin kamu akan mendapatkan gantinya yang lebih baik dari itu, sabarlah”


Broo, ini lucu hahaha... pemahaman ini ternyata salah, awalnya saya juga sempat mikir seperti itu, tetapi setelah direnungkan kembali ternyata bukan seperti itu konsepnya.


Bukan bermaksud meremehkan kekuatan doa yaa. Tetapi sikap kita yang hanya bergantung pada doa saja tidak akan mengubah apapun tanpa melakukan tindakan untuk mewujudkan doa tersebut


Doa tidak dapat menggantikan kerja keras dan produktivitas, melainkan doa dapat menjadi pendorong spiritual yang membantu memberikan hasil.


Nabi Nuh as, berdoa setelah dia mencoba mendakwahi umatnya selama 950 tahun


Nabi Musa as, berdoa setelah melarikan diri dari firaun


Jangan hanya pengen keajaiban dengan berdoa sedangkan yang dilakukan hanya duduk santai di rumah kayak dipantai, meratapi diri.


Cobalah meniru petani yang bekerja keras membajak sawah, menanam bibit, mengairi tanaman dan kemudian berdoa semoga Allah akan mengirimkan hujan dan cuaca bagus untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Pasti dikabulkan aamiin ðŸ˜‡

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilema

kala itu di Saint Tropez